Meta Resmi Rilis Aplikasi Baru ‘Threads’ Generasi Teknologi 07/07/2023 CEO Meta Mark Zuckerberg resmi merilis aplikasi barunya bernama Threads, yang dikembangkan oleh tim Instagram untuk berbagi konten tulisan dengan lebih nyaman lagi, pada Rabu, 5 Juli 2023, waktu setempat. Dalam unggahan blog Instagram, Kamis, 6 Juli 2023, Threads disebut sangat mudah digunakan karena pengguna hanya perlu menggunakan akun Instagram-nya untuk menggunakan aplikasi itu. Pengguna hanya perlu mengunduhnya karena telah tersedia di Google Playstore untuk pengguna Android atau di Apps Store untuk pengguna iOS. Setelah terverifikasi, pengguna bisa mengubah profilnya secara khusus untuk Threads supaya berbeda dengan profil di Instagram. Secara umum, tampilan Threads mirip dengan Twitter, namun, yang membedakan adalah fitur-fitur yang diberikan. Untuk konten teks dalam satu unggahan, pengguna bisa mengunggah sebanyak 500 karakter, jumlah yang lebih banyak dibandingkan Twitter yang cuma memberikan ruang
Facebool Reels Perpanjang Waktu Durasi Jadi 90 Detik Generasi Teknologi 07/03/2023 Meta resmi memperpanjang durasi video Facebook Reels dari 60 detik (1 menit) menjadi 90 detik. Dalam pengumuman di akun Facebook “Meta for Creators”, Meta mengatakan bahwa update tersebut ditujukan untuk memudahkan kreator menciptakan konten menarik dan kreatif. “Kini kreator memiliki opsi untuk menciptakan Facebook Reels selama 90 detik,” tulis Meta. Pembaruan ini tampaknya dilakukan untuk bersaing dengan aplikasi video pendek besutan ByteDance, yakni TikTok. Sebab, durasi video pendek di TikTok kini sudah jauh lebih panjang ketimbang Facebook. Mulanya, TikTok memungkinkan penggunanya berbagi video pendek berdurasi 15-60 detik. Kemudian, durasi video kembali diperpanjang hingga tiga menit. Kini, video pendek TikTok berdurasi hingga 10 menit. Menurut laporan Meta pada Februari 2022 lalu, Reels menjadi salah satu konten yang memiliki pertumbuhan paling pesat. Maka dari itu, Meta
Tips Bikin Konten Video Reels Instagram Viral Generasi Teknologi 22/08/2022 Semenjak hadirnya fitur reels video pada Instagram, semakin mudah untuk mendapatkan banyak penonton dan tambahan followers. Ada beberapa cara yang kita buat, agar postingan video reels instagram bisa viral. Pertama tentu saja kita harus siapkan bahan untuk proses produksinya, yang para penonton inginkan. Berikut tips agar video reels instagram viral : 1. Hapus watermark Jika kamu punya bahan video yang ngambil dari TikTok, atau platform edit video dengan watermark, hapus dulu deh. Video tanpa watermark, ningkatin tingkat keberhasilan viralnya. Algoritma instagram, bisa mengidentifikasi video dengan watermark TikTok. Jadi pertama jangan ada watermark di videonya ya. 2. Pakai sound yang sedang trending Memakai sound yang sedang trending dalam video reels instagram kamu, berpotensi memviralkan postingan video. Memasukkan musik yang sesuai dan bagus dengan konten yang relevan juga bisa meningkatkan visibilitas konten kamu. 3. Pastikan kualitas videonya tinggi (HD) Kualitas video menjadi faktor penentu menjadi
Fitur Flash Call, Cara Login WhatsApp Tanpa Ribet Generasi Teknologi 26/07/2022 Whatsapp memperkenalkan fitur Flash Call sebagai salah satu cara baru untuk penguna masuk (log in atau login) ke akun mereka. Cara ini lebih cepat daripada verifikasi dengan enam kode yang dikirim lewat SMS. Biasanya, pengguna akan dikirimkan enam angka via sms sebagai cara memverifikasi akun mereka. Namun dengan fitur ini, pengguna tak usah memasukkan nomor tersebut secara manual. Mengutip WaBetaInfo, fitur flash call merupakan proses verifikasi otomatis lewat panggilan telepon untuk masuk ke WhatsApp. Berkat fitur flash call, WhatsApp akan memanggil nomor telepon Anda dan kemudian segera mengakhiri panggilan. Apabila nomor telepon terakhir dalam riwayat panggilan Anda adalah nomor telepon sesuai dengan identitas nomor panggilan dari WhatsApp, akun WhatsApp secara otomatis masuk ke akun Anda. Selain itu, WhatsApp tidak akan menggunakan data riwayat panggilan Anda untuk tujuan lain
Facebook Makin Mirip TikTok Generasi Teknologi 23/07/2022 Facebook kini sedang menggaet anak muda untuk tetap menggunakan platformnya. Yakni dengan menambahkan kolom feeds yang dapat dialihkan oleh pengguna, dengan kata lain, fitur baru ini terasa sedikit lebih mirip TikTok. Hal ini diumumkan langsung oleh CEO Meta, Mark Zuckerberg melalui akun Facebooknya. “Saat ini, kami meluncurkan tab Feeds tempat Anda dapat melihat kiriman dari teman, grup, Halaman, dan lainnya secara terpisah dalam urutan kronologis,” tulis Zuckerberg dalam unggahan akun Facebooknya. “Aplikasi masih akan terbuka untuk feeds yang dipersonalisasi di tab Beranda, tempat mesin penemuan kami akan merekomendasikan konten yang menurut kami paling Anda pedulikan. Tetapi tab feeds akan memberi Anda cara untuk menyesuaikan dan mengontrol pengalaman Anda lebih jauh,” ungkap Zuckerberg. Perombakan aplikasi Facebook baru ini juga akan memprioritaskan video perulangan di
WhatsApp Akan Hadirkan Fitur Avatar untuk Video Call Generasi Teknologi 01/07/2022 WhatsApp terus mengembangkan cara baru bagi penggunanya untuk mengekspresikan dirinya saat berkomunikasi. Kini WhatsApp sedang menyiapkan fitur avatar yang bisa digunakan saat video call. WABetaInfo, yang pertama kali melaporkan fitur baru ini, mengatakan WhatsApp sedang mengerjakan fitur avatar ini sejak bulan Maret. Meski belum banyak informasi yang terungkap, WABetaInfo mengatakan avatar ini akan mirip seperti Apple Memoji atau Snapchat Bitmoji yang sudah populer. Tapi karena masih dalam tahap pengembangan, fitur ini belum tersedia untuk beta tester dan belum diketahui kapan akan dirilis. WABetaInfo yang sudah melihat preview-nya pun hanya mendapatkan secuil informasi dan memperkirakan fitur ini tidak akan dirilis dalam waktu dekat. Tidak hanya untuk video call, WABetaInfo mengatakan pengguna WhatsApp juga akan bisa mengirimkan avatar ini sebagai stiker di chat individu dan
Tampilan baru Instagram makin mirip TikTok Generasi Teknologi 18/06/2022 Instagram dikabarkan sedang menguji mode layar penuh dan bilah navigasi yang diperbarui untuk membuat konten di platform menjadi lebih mudah ditemukan oleh pengguna. Uji coba ini diluncurkan kepada sejumlah pengguna secara terbatas. Sebelumnya, platform media sosial milik Meta ini juga disebut tengah melakukan uji coba fitur baru pada bulan Mei lalu. Ini menguji tampilan baru agar konten foto dan video dapat dimuat dalam tampilan full screen di Instagram. Kini Instagram kembali melakukan sejumlah penyesuaian tampilan demi menyaingi TikTok. Kali ini, tampaknya deretan tombol yang ada di bagian bawah aplikasi akan dilengkapi dengan tombol untuk membuat postingan dan tombol DM. Seperti diketahui, tampilan dengan berbagai tombol pada bagian bawah aplikasi ini telah terdapat pada platform TikTok. Ini memperlihatkan upaya terbaru dari Instagram, untuk bersaing dengan TikTok dalam hal video sosial, sebagaimana diungkap juru bicara Meta, Seine Kim, dikutip dari The Verge (17/6). Pada pembaruan
Meta Hapus 21,7 Juta Konten Kekerasan di Facebook Generasi Teknologi 27/05/2022 Meta melaporkan bahwa saat ini mereka telah menghapus banyak konten kekerasan dari Facebook. Selama kuartal pertama tahun 2022, induk perusahaan Facebook ini telah menghapus 21,7 juta konten kekerasan. Konten tersebut melanggar aturan seputar kekerasan dan dorongan kekerasan. Ini meningkat dari yang sebelumnya sejumlah 12,4 juta pada kuartal sebelumnya. Penghapusan konten serupa juga terjadi untuk kuartal ini di Instagram, tetapi jumlahnya lebih sedikit. Meta mengklaim telah menghapus 2,7 juta postingan karena melanggar aturan platform mereka seputar kekerasan, naik dari 2,6 juta selama kuartal terakhir tahun 2021. Perusahaan tersebut membagikan metrik baru sebagai bagian dari laporan penegakan standar komunitas setiap kuartal. Dalam laporan tersebut, Meta mengaitkan peningkatan penghapusan dengan “perluasan teknologi deteksi proaktif perusahaan”. Lebih dari 98% posting yang mereka hapus sebelum pengguna lain melaporkannya, kata perusahaan
Bisnis Metaverse Rugi 43 Triliun, Zuckerberg Yakin Metaverse Punya Masa Depan Bisnis Terkini 06/05/2022 Meski proses pengembangannya telah membuat kerugian hingga Rp43 triliun, namun CEO Meta, Mark Zuckerberg tetap optimis dengan ambisinya membangun metaverse. Meskipun baru-baru ini mengalami kerugian yang luar biasa, pria berdarah Yahudi itu tetap yakin akan berujung manis. Dilansir dari Investing, diketahui bahwa Reality Labs, tim ahli Meta yang mengembangkan metaverse telah mengalami kerugian. Jumlahnya mencapai USD2,96 miliar atau setara Rp43 triliun. Jika dibanding tahun sebelumnya, kerugian yang ditanggung pada kuartal pertama tahun ini hampir dua kali lipatnya, di mana pada kuartal pertama tahun 2021 lalu Meta hanya rugi USD1,83 miliar atau sekitar Rp40 triliun. "Saya menyadari bahwa untuk mengembangkan metaverse ada harga yang harus dibayar, mengingat proyek ini belum pernah dibangun sebelumnya. Ini adalah paradigma baru untuk komputasi dan koneksi sosial," tulis Zuckerberg. Keuangan Reality Labs juga mengindikasikan
Saham Meta Anjlok, Mark Zuckerberg Rugi Rp414,7 Triliun Media Umum 04/02/2022 Kekayaan Pendiri Facebook yang sekarang berubah nama menjadi Meta, Mark Zuckerberg lenyap USD29 miliar atau setara Rp414,7 triliun (kurs Rp14.300 per USD) dalam sehari. Kekayaan Mark Zuckerberg hilang Rp414 triliun disebabkan anjloknya saham Meta Platforms Inc (FB.O). Kini kekayaan Mark Zuckerberg tersisa USD85 miliar atau setara Rp1.215 triliun. Selain itu, dia juga terpental dari 10 besar daftar orang terkaya di dunia. Melansir Reuters, Jumat (4/2/2022), harga saham Meta turun 26% mengurangi kapitalisasi pasarnya USD200 miliar. Angka ini terbesar yang pernah terjadi sepanjang sejarah bursa saham. Diketahui, Zuckerberg memiliki saham sekitar 12,8% dari raksasa teknologi yang sebelumnya dikenal sebagai Facebook. Penurunan kekayaan satu hari Zuckerberg adalah salah satu yang terbesar yang pernah ada dan terjadi setelah bos Tesla Inc (TSLA.O) kehilangan USD35 miliar dalam satu hari pada bulan